Selective Serotonin Reuptake Inhibitors

Obat serotonin reuptake inhibitor (SSRI) selektif mempengaruhi kadar serotonin di otak. Bagi banyak orang, obat-obatan ini adalah pilihan pertama untuk mengobati depresi. Contoh dari obat-obat ini adalah:

    fluoxetine (Prozac, Prozac Weekly, Sarafem),
    sertraline (Zoloft),
    paroxetine (Paxil, Paxil CR),
    escitalopram (Lexapro),
    fluvoxamine, dan
    citalopram (Celexa).

Bagaimana cara kerja SSRI?

Tindakan antidepresan SSRI tidak sepenuhnya dipahami tetapi mungkin karena kemampuan SSRI untuk memblokir serotonin, sehingga memberikan tingkat serotonin yang lebih tinggi di tempat reseptor otak.
Siapa yang tidak boleh menggunakan obat-obatan ini?

    Individu yang alergi terhadap SSRI
    Individu yang sedang mengambil, atau telah mengambil dalam dua minggu terakhir, thioridazine (Mellaril), pimozide (Orap), atau monoamine oxidase inhibitors (MAOIs) seperti phenelzine (Nardil) dan tranylcypromine (Parnate)
    Individu tidak boleh mengambil MAOI atau thioridazine setidaknya selama lima minggu setelah menghentikan SSRI.

Menggunakan

    SSRI dapat diberikan sebagai tablet oral, kapsul, atau cairan satu atau dua kali sehari. Prozac Weekly dilakukan setiap minggu sekali.
    Jangan hentikan obat-obatan ini secara tiba-tiba, tetapi perlahan-lahan gunakan lancip untuk menghindari gejala-gejala mirip seperti agitasi, kecemasan, kebingungan, pusing, sakit kepala, dan insomnia.
    Lansia biasanya membutuhkan dosis SSRI yang lebih rendah.

Anak-anak: Fluoxetine (Prozac) adalah satu-satunya SSRI yang disetujui oleh FDA untuk pengobatan depresi pada anak-anak berusia 8-18 tahun.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar