Atypical Antidepressants

Atypical antidepressants dapat diresepkan ketika SSRI atau TCA tidak berfungsi. Atypical antidepressants termasuk:

    bupropion (Wellbutrin, Wellbutrin SR, Wellbutrin XL),
    duloxetine (Cymbalta),
    maprotiline (Ludiomil),
    mirtazapine (Remeron),
    nefazodone (Serzone),
    trazodone (Desyrel), dan
    venlafaxine (Effexor).

Bagaimana cara kerja antidepresan atipikal?

Masing-masing obat ini menghambat penyerapan berbagai neurotransmiter di otak.
Siapa yang tidak boleh menggunakan obat-obatan ini?

    Individu dengan reaksi alergi sebelumnya untuk setiap antidepresan atipikal
    Individu dengan gangguan kejang (Jangan gunakan bupropion dan maprotiline.)
    Individu mengambil MAOI (Jangan gunakan duloxetine, maprotiline, dan venlafaxine.)
    Kontraindikasi lain termasuk yang berikut:
        Bupropion (Wellbutrin, Wellbutrin SR, Wellbutrin XL): Individu dengan bulimia atau anorexia nervosa, atau mereka yang dalam proses penarikan dari alkohol atau obat penenang tidak boleh mengkonsumsi bupropion.
        Duloxetine (Cymbalta): Individu dengan glaukoma sudut sempit yang tidak terkontrol seharusnya tidak mengonsumsi duloxetine.
        Maprotiline (Ludiomil), mirtazapine (Remeron), nefazodone (Serzone), dan trazodone (Desyrel): Individu yang mengalami serangan jantung baru-baru ini seharusnya tidak menggunakan obat-obatan ini.
        Nefazodone (Serzone): Individu tidak boleh mengambil nefazodone jika mereka memiliki gangguan hati atau saat ini menggunakan cisapride (Propulsid), pimozide (Orap), carbamazepine (Tegretol), atau triazolam (Halcion).

Menggunakan

    Antidepresan atipikal diberikan secara oral.
    Mirtazapine (Remeron SolTab) adalah tablet yang larut ketika ditempatkan di mulut bukannya menelan dengan air.
    Beberapa antidepresan atipikal tersedia sebagai tablet lepas lambat atau kapsul dan hanya harus ditelan utuh (jangan menghancurkan, membagi, atau mengunyah).
    Penghentian mendadak beberapa antidepresan atipikal, seperti duloxetine, dapat menyebabkan gejala mirip penarikan seperti agitasi, kecemasan, kebingungan, pusing, sakit kepala, dan insomnia. Tanyakan kepada dokter atau apoteker jika dosis obat harus diturunkan secara bertahap untuk menghindari gejala-gejala ini.

Anak-anak: Keamanan dan kemanjuran duloxetine, bupropion, maprotiline, mirtazapine, nefazodone, dan trazodone belum ditetapkan pada anak-anak yang lebih muda dari 18 tahun.

Interaksi obat atau makanan: Beri tahukan kepada dokter obat apa yang sedang dikonsumsi karena banyak obat berinteraksi dengan antidepresan atipikal. Jangan mengonsumsi obat tanpa resep atau herbal tanpa berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter atau apoteker. Berikut ini adalah contoh interaksi, tetapi tidak mewakili daftar lengkap.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar