Antidepresan trisiklik (TCA) sering diresepkan pada kasus depresi berat atau ketika obat SSRI tidak berfungsi.
Antidepresan trisiklik meliputi:
amitriptyline (Elavil, Endep),
amoxapine (Asendin),
desipramine (Norpramin),
doxepin (Adapin, Sinequan, Zonalon),
imipramine (Tofranil),
nortriptyline (Aventyl, Pamelor),
protriptyline (Vivactil), dan
trimipramine (Surmontil).
Bagaimana cara kerja TCA?
TCA memblokir serotonin dan norepinefrin, sehingga memberikan tingkat neurotransmitter yang lebih tinggi di tempat reseptor otak. Selain meningkatkan norepinefrin dan serotonin, amoxapine juga meningkatkan neurotransmitter dopamine.
Siapa yang tidak boleh menggunakan obat-obatan ini?
Individu yang memiliki reaksi alergi terhadap TCA
Individu dalam fase pemulihan akut setelah serangan jantung
Individu dengan glaukoma
Individu dengan retensi urin
Individu yang saat ini mengambil atau telah mengambil MAOI dalam 2 minggu terakhir (Phenelzine [Nardil], dan tranylcypromine [Parnate], adalah contoh MAOI.) (Jangan mulai mengambil MAOI setidaknya dua minggu setelah menghentikan TCA. Ini adalah peringatan umum; lihat interaksi obat dan makanan untuk penggunaan dosis rendah bersama-sama.)
Individu mengambil beberapa obat yang mengubah irama jantung seperti thioridazine (Mellaril) atau cisapride (Propulsid)
Menggunakan
Antidepresan trisiklik diambil secara oral dengan tablet, kapsul, atau larutan oral.
Orang tua dan remaja sering membutuhkan dosis yang lebih rendah.
Lansia: Orang tua membutuhkan dosis yang lebih rendah. Orang tua lebih rentan terhadap efek sedatif dan mungkin merasa pingsan ketika berdiri, sehingga meningkatkan risiko jatuh dan cedera.
Anak-anak: TCA berikut disetujui di Amerika Serikat untuk merawat remaja dengan depresi yang lebih tua dari 12 tahun:
amitriptyline (Elavil, Endep)
desipramine (Norpramin)
doxepin (Sinequan, Adapin)
nortriptyline (Pamelor, Aventyl)
protriptyline
trimipramine (Surmontil)
amoxapine (disetujui untuk orang yang lebih tua dari 16 tahun)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar